Minggu, Februari 01, 2009

-> BANGKIANGSIDEM_diKiLIKIn, ...geli dong?

Kayumas Kaja, 1 Pebruari 2009;
Tajuk posting kali ini memang terinspirasi dari bangkiang (=pinggang)nya Komang Suardita kesemutan, ....sedikit sakit, lantaran trek yang kita tempuh Minggu, 1 Pebruari 2009 kemarin adalah perbukitan yang cukup tinggi tapi mengasyikkan.
Karena ngenjotnya banyak tanjakan yang "merayap" (sliding up), terutama dari perbukitan bangkiangsidem menuju desa Kliki dan Tegalalang, ..............nandan deh sepeda sampai bangkiang"ku" kesemutan Om, ...... dikilikin kagak geli tuh, alias mati rasa! Jadi deh "BANGKIANGSIDEM (di)K(i)LIKI(n)", hahaha ...........!
Sebenarnya tajuk yang benar adalah Trip Bangkiangsidem to Kliki! (kedek bin dik neh), hahahaa .....

Eheeemm, sekarang serius! ................. Bangkiangsidem....?
Ikutin ceritanya setelah tiba di lokasi, sekarang kita naek sepeda dulu ........

Pagi, sekitar pukul 05.00, mata ini sudah mengalami "pembukaan" ~ hahaha.... sudah bukaan berapa bu? ..... emang melahirkan ....? ~ Hendak dipejamkan lagi tampaknya susah, ......... barangkali karena pukul 07.00 sudah harus siap ketemu satakan pesepeda di depan Banjar.
Ah, bales esemes aja untuk bangunin yang lain: "Bangun......., Bangkiiiiiit......, ayo genjoooottt, de gabeng...!!! (ini gaya esemes Yande Alu agar satakan bersemangat naek sepeda).

Tengok ke luar, sementara langit cerah dihiasi bintang-bintang bertaburan. Bisa saja sebentar "ngedaslemah" (baca: menjelang fajar) mendadak mendung, ..... hujan! Wah, jangan deh, bisa batal acara. Kalau bisa, tetap terang sampai satakan pada ngumpul, lalu berangkat, ........ setelah itu mau mendung, mau hujan, ..... tak uruuusssss!
Pukul 07.00 satakan sudah pada kumpul, haha .... Putu Liong bawa kacangijo. "Ini kacangijo sepecial engine!" katanya bersemangat. Nah, .... nyak e special, nyak e sing........, sikaaaaaattttt! Lumayan buat sarapan. Sering-sering ya pak tu...!

Jarum jam merangkak terus, .... sudah lewat 3o menit dari jam 07.00! Checking satakan yang akan ikut: 1, 2, 3,......Satak (baca: 200) kurang sedikit! Wah, banyak juga yang ikut, ada Oka, Yan (cogroh) Suwitra, pak Nengah Yasa (satakan baru dari Padang Sambian), Yuliarta "Melia", Turah Gede ......dll.
Kunyit belum datang...!


Gung Ajus datang dengan tunggangan kesayangannya, bukan sepeda tapi sepeda motor. ~ Rencananya ikut genjot, tapi mendadak ada tugas jam 10.00 ~ Ajus akan ikut nganter sampai di Monkey Forest.

"Nggih tu...., be tawang!"

Cuaca mulai agak mendung, ... sudah gerimis lagi. Mudah-mudahan nggak keterusan hujan. Yah...., sambil nunggu Kunyit;... Yande "Alu" dan Yan "Cogroh" sempat pemanasan, ..... ikut senam bersama Werda Tuwed Mas, Banjar Kayumas Kaja, yang sedang mengadakan senam rutin. Lantaran hujan, beliau-beliau itu senam di bale banjar ..............




Horeee...! Hujan sudah reda, ...... sudah hampir pukul 08.00. It's time for us to start! Nampang dulu ah..! Di depan Bale Kulkul Br. Kayumas Kaja, Denpasar, menjelang berangkat.






Kali ini kita onroad Penatih-Angantaka, persawahan Kedua-Mambal kita lewati, karena pengalaman kemarin, ambil sawah pasti bechiek. Mungkin ambil hanya satu sawah, treck Angantaka - Delod Belang. Kemudian, rencananya sih route juga cukup panjang kali ini ~ Dps-Bangkiangsidem-Pakudui-Bayad-Tampaksiring-Ubud ...... "luncheon" pukul 12.00 di Tebesaya - Dps. ~ Tapi kalau kesiangan, kita potong di Kliki menuju Ubud. Nggak enak, undangan jam 12.00.

Turah Gede melintasi Pertigaan Penatih, Denpasar.

Penatih - Angantaka.


Angantaka - Kutri


Neh kan...... bechieeek! nggak ada ojieeeeck lagi! Balik kanan!!!
Oke, .......ambil onroad Kutri-Kengetan.





Yande Alu tampaknya nggak terima diajak onroad. 50 meter dari talang air tempat kita balik tadi, dia masuk sawah, sambil berteriak: "Siiiikaaaaattt .....!" "Nah peh, .... ikutin aja kitanya!"

"Aduh genit jit e nok, nepukin nak negak sepeda......"





Akhirnya sampai juga di jalan paving di areal persawahan delod Belang, yang sering kita lalui.


Movie: Melintas di atas paving di areal persawahan delod Belang-Samu
Singapadu Kaler, Sukawati, Gianyar.






Keluar dari desa Samu, Singapadu Kaler, kita berbelok ke kanan menuju Kengetan. Sekitar 600 meter dari perempatan Kengetan kita tinggalkan jalan raya, berbelok ke kanan masuk ke desa Jukut Paku, Singakerta. Nanti kita akan keluar dekat jembatan Nyuh Kuning ~ Jembatan melengkung terpanjang di Bali.




Keluar di jalan raya dekat jembatan Nyuh Kuning.


Melintas di Jembatan Nyuh Kuning.



Di pertigaan, persis setelah habis jembatan Nyuh Kuning, kita berbelok ke kiri masuk desa lagi. Sory ya, lupa nama desanya, tapi nanti kita akan masuk Monkey Forest lewat pintu belakang dan keluar lewat pintu masuk. Supaya nggak bayar karcis masuk, haha .... just kidding!



"..........dung ... dung, plak dung.. dung ...blerrrr!
"........ ada Topeng Manusia lagi ajum...!"


Berphose di depan entrance Monkey Forest, Ubud, Gianyar.

On the way to Ubud Market, kita belok kiri masuk semacam gang gitu deh, ambil shortcut lewat belakang. Nanti kita akan keluar dekat jembatan Campuhan.

Nah tuh....., mereka sudah nongol ......., lanjut ke barat, ke arah jembatan Campuhan. Persis sebelum bibir jembatan Campuhan, kita masuk kanan, persis di pintu masuk Ibah Luxury Villas berbelok kiri menuju Pura Dalem Campuhan.



Hati-hati, jalannya dibeton tapi sudah agak miring, berlumut dan liciiiinnn-bliiiiig......! Di sebelah kanan adalah tebing curam sungai Wos ~ Sungai Wos dan Sungai Cerik bertemu persis di bawah Pura Gunung Lebah, yang kemudian pertemuan ini lebih dikenal dengan Campuhan.

"wow .... ada yang jatuh di depan, dekat pohon.........
Putu Liong tampaknya, kepleset ban sepedanya.

Nah, kita segera akan memasuki bukit alang-alang bangkiangsedem.
Kenapa harus bangkiang sidem, .... kecil amat!? B.a.n.g.k.i.a.n.g dalam bahasa bali adalah pinggang, sedangkan s.i.d.e.m adalah semut hitam ~ ngomong-ngomong semut hitam, jadi teringat sama Godbless, salah satu group band terbaik di negeri ini, era 60-70an, ....dari sekian lagu terbaiknya salah satunya bertajuk "semut hitam" cukup populer di masa lalu. "Semut hitam, ..... semut hitam,......" ..... silahkan deh diterusin bernyanyi, kalau bisa...! ~ semut di bangkiang...eheh... semutdibangkiang, .... bangkiangkesemutan.... eheh... bangkiangkesemutan ... nehneh jadi latah kan!, ...Bangkiangsidem ini adalah nama sebuah desa yang terletak di perbukitan yang diapit oleh dunia sungai, yaitu Sungai Wos di sebelah Timur dan Sungai Cerik di sebelah Barat. Kedua sungai ini kemudian membentuk pertemuan yang disebut Campuhan, akhirnya terkenal di manca negara sebagai Campuhan Ubud dengan seorang pelukis Mr. Blanko.

Artinya apa ya...? pinggang kesemutan atau pinggangnya semut? Ya! Mungkin Pinggangnya semut, karena kalau kita bayangkan desa ini seperti nya berada di pinggangnya semut.
Kock semut hitam...? Awiiii-e, .... nyen nawang!

Nyoman Trisna coba menaklukkan bukit ......, genjooooot terus! ....... eh..eh pruuuut!


Tanpa banyak komentar, nikmati deh pemandangan di bukit bangkiangsidem ini, di sebelah kanan adalah hotel-hotel, homestay di atas jembatan campuhan. Di sebelah kiri, tebing begitu indah, sudah banyak yang mulai longsor loh!
Bapak Cok Ace, murdhaning jagat Gianyar, on-0n sekali ke bukit Bangkiangsidem pak. Alih fungsi abing perlu segera ditegakkan. Pariwisata sih pariwisata, tapi kalau pembangunannya terlalu banyak memperkosa alam Bali, wah.... wah.... bisa berabe nih! Jangan sampai habis deh tebing ini "ditanami" beton. Mudah-mudahan kasus Danau Buyan yang terakhir untuk Bali.













Nyoman Trisna bes ke santep-e kel mepotrek,
.........eeekkkk, eeekkkk, ...... neh.... bah!
Benjep ngorang be klip ne katos ..... hahahaha ......








Disebabkan oleh waktu yang sudah agak siang, sekitar pukul 11.00, jalur Tegallalang-Ceking-Pakudui-Bayad-Tampaksiring terpaksa kita potong dengan ambil shortcut berbelok ke kanan di pertigaan menuju Pura Dalem Kliki, ..... sedikit offroad. Setelah melintasi br. Junjungan, nanti kita akan sampai di desa Sambahan, dekat dengan Setra Ubud. Sasaran akhir adalah makan siang di ramah mertuanya Pak Koming, di Teba Saya, Ubud.


Pertigaan menuju Pura Dalem Kliki, Tegalalang, Gianyar



Pura Dalem Tebasaya, Peliatan, Ubud, Gianyar



Rumah mertuanya Pak (Koming) Suwija


"Wiiihhhh, ... priyayi sekali Pak Yan Cogroh, .........
Bukan hanya HP, .... sampai kakinya juga dibungkus kantong plastik...
Takut kena tetanus katanya.




Yang di rumah, sorry ya .......! Silahkan saya makan!



"Endra....! Nasi sela, sambel bongkot, ...............
.......lawar don blimbing + krupuk BAB I, ...
basang seduk,...... bih dewa ratu jaenne!






Ssssstttttttt..., don't disturb, lagi makan!



Kalau sudah makan, sieeeeeeep..! Sing ngorang apa ye?

Setelah lengkap makan dan kopi, .... ada gagasan, sambil perjalanan pulang cari sungai, ..... rencananya melebleban di Sungai Wos, Negari sambil cuci sepeda. Tapi sial banget, air sungai pada keruh. Gelisang satwa enggal, ........
Pulaaaannnnnngggg ...!!!!




Biar sedang capek, panas, ..............
sedikit Bacardi di rumah pakman Trisna

Bih.... joon ne, pang berek ne...!

Salam Satak.

2 komentar:

  1. Hi,your blog is very nice.I like it very much. welcome to my blog !my blog is about Cheap Air Jordan Nike Dunk and Silver Tiffany. could you give me some suggestion? i shold thank you very much.

    BalasHapus
  2. 1、We have excellent customer service team, which could solve online various problems about the Silver Tiffany we provide in 24 hours.
    2、We have perfect Logistics system, which guarantees all the ordered Silver Tiffany are delivered to you in good shape as fast as possible.
    3、We have strong manufacture plant, which are able to provide various models, sizes & colors of Silver Tiffany ranging from 1 to 23 according to what you request.
    4、We have the first-rate after-sale service , in case that the Silver Tiffanyproducts that you receive come across some quality problems, then, please do not worry, we are abound to refund all the payment in one week. Also, the products can be changed in one me month.The main products we specialize in are showed as follows.

    Our Silver Tiffany:

    Atlas
    Bangle
    Bracelet
    Browe Tiffany Notes
    Browse Tiffany Signature
    browse Siffany Somerset
    Cushion
    Earring
    Elsa Peretti
    Etoile
    Frank Gehry
    Necklace
    Paloma Picasso
    pendant
    Return To Tiffany
    Ring
    Tiffany 1837
    Tiffany Beads

    BalasHapus